Minggu, 13 Februari 2011

arutan Asam-Basa

B. Tujuan percobaan
Kami melakuakan percobaan untuk dapat memahami membedakan antara larutan-larutan Asam maupun basa yang sering di jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

C. Landasan Teori
Landasan teori yang dipakai untuk melakukan praktikum ini adalah:
Keasaman atau kebasaan suatu zat tergantung pada banyak ada tidaknya ion H (untuk asam) dan ion OH (untuk basa)dalam zat tersebut serta derajat ionisasi zat tersebut.
Pada tahun 1884 svante arhenius mengemukakan teori tentang asan dan basa yaitu teori asanm basa arhenius. Menurutnya, asam adalah suatu zat yang apabila dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion H+ diman ion tersebut merupakan satu-satunya ion yang ada dalam larutan. Basa merupakan zat yang apabila di larutkan dalam air akan terionisasi menghasilkan ion OH-, dan ion tetsebut meerupakan ion satu-satunya yang ada di dalam larutan.
Pada tahun 1923ahli kima denmark bernama J.N broansted dan ahli kimia inggris bernama T.N lowry mengemukakan teori yang bernama teori asam basa broansted-lowry, yang berbunyi suatu zat pemberi proton (proton donor) disebut asam dan suatu zat pwnerima poton (proton asptor) di sebut basa. Dari definis tersebut maka suatu asam setelah melepas proton akan membentuk basa konjugasi daria asam tersebut. Demikian pula dengan basa , setelah menerima proton akan membentuk asam konjugasi dar basa tersebut.
Paa tahun 1932 G.N lewis menyatakan teori yang berbunyi basa dalah zat yang memiliki satu atu lebih pasangan elektron bebas yang dapat di berikan kepada zat lain sehingga terbentui ikatan kovalen koordinasi, sedangkan asam adalah zat yang dapat menerima pasangan elektron tersebut.

D. Metode Kerja
Praktikum ini kami kerjakan secara bersama sama yang terdiri dari seluruh siswa kelas XI IPA 4. Kami menyediakan alat dan bahan serta melakukan eksperimen menguji larutan-larutan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, apakah termasuk larutan asam maupun basa, di lab. kimia . Waktu yang kami gunakan untuk melakukan praktikum ini adalah selama ± 2 jam mata pelajaran pada tanggal.......................
E. Alat dan bahan
Alat dan bahan yang kami pakai untuk melaksanakan praktikum ini adalah :
• Alat
o Kertas lakmus merah dan biru
o Pipet tetes
o Papan pencampur larutan

• Bahan :
o Ekstark kembang sepatu
o Ekstrak kunyit
o Larutan air jeruk
o Larutan air garam
o Aquades
o Larutan air soda
o Larutan air sabun
o Larutan air kapur
o Cuka dapur
o Larutan air gula
o Coca_cola

F. Prosedur kerja
1. Kami menyediakan alat dan bahan.
2. Kami menuangkan berbagai larutan pada papan penyampur larutan.
3. Kami mencelupkan kertas lakmus merah dan biru pada laruutan.
4. Kami menuangkan ekstrak bunga kembang sepatu dan ekstrak kunyit pada papan penyampur.
5. kami mencampurkannya dengan berbagai larutan menggunakan pipet tetes.
6. Kami mengamati perubahan warna yang terjadi.

G. Hasil Pengamatan
Setelah kami mengamati perubahan warna yang terjadi kami masukkan datanya, seperti yang terlihat pada tabel berikut:
No. larutan indikator Ket
Lakmus biru Lakmus merah ekstrak bunga Ekstrak kunyit
1. Air jeruk
2. Air garam
3. Aquades
4. Air soda
5. Air sabun
6. Air kapur
7. Cuka
8. Air gula
9. Coca cola




H. Pembahasan
Pembahasan yang kami bahas sesuai dengan praktikum yang kami lakukan adalah:




I. Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diperoleh dari praktikum ini adalah :

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar