Rabu, 14 April 2010

Tips mengatasi Kegagalan

Orang Orang SuksesOrang orang Sukses biasanya pandai : MENGATASI KEGAGALAN.
“Kegagalan belum tentu kegagalan jika Anda tahu kiatnya” (DR. Ronald Niednagel)
90 % orang orang yang merasa gagal sebetulnya belum tentu gagal.. hanya saja mereka cepat menyerah” (Paul J. Meyer)
Faktor terpenting yang menetukan keberhasilan seseorang terletak pada cara mereka mengatasi kegagalan. Mereka yang ingin berhasil harus mengembangkan teknik teknik cara mengatasinya dan terus berusaha untuk maju. Jika tidak, kegagalan itu sendiri semakin sulit untuk diatasi.
Takut Akan kegagalan
Kata “gagal” berkonotasi negatif. Bukankah orang paling benci dengan kata ini? coba saja, jika anda mendengar seseorang membicarakan tentang hal yang bernada kegagalan dan keputusasaan, mau tidak mau kata itu akan berpengaruh buruk terhadap Anda: misalnya, kata kata kemiskinan, tidak punya teman, tidak punya uang. Sebaliknya, kata kata yang berhubungan dengan “keberhasilan” mempunya konotasi positif karena mengandung harapan.
Ada beberapa hal yang menyebabkan orang takut akan kegagalan, diantaranya adalah TAKUT DIKRITIK, TAKUT MENGAMBIL RESIKO, TAKUT KEHILANGAN RASA PERCAYA DIRI, TAKUT TIDAK MENDAPATKAN KESEMPATAN LAGI.
Takut Dikritik
Banyak orang yang sangat takut dikritik. Orang orang ini cenderung mengikuti falsafah Jan Spoelman ” kalau ragu ragu, lebih baik tidak usah dilakukan saja”.
Kalau kita berpedoman pada sejarah, ternyata orang orang terkenal yang berhasil adalah mereka yang paling banyak dikritik tetapi tegar. Salah seorang diantara mereka adalah seorang pendeta berkebangsaan inggris bernama george whitefield. Dia adalah seorang tokoh yang paling banyak dikritik pada zamannya. Musuh musuhnya mengancam akan membunuhnya dengan menyewa pembunuh bayaran. Mereka mengancam dan mengusirnya dari tanah airnya, tetapi dia tidak mengindahkan semua ancaman itu. Mereka mengusirnya dari gereja dan memakasanya berkhotbah di jalanan. Mereka bahkan menyewa orang orang berpakaian setan utnuk menghinanya. Tidak hanya itu, dia juga dilempari kotoran, telur, tomat dan bangkai kucing, dan kepalanya terus dilempari batu sampai berdarah.
Tokoh Tokoh besar semasa white field, seperti: DR Samuel Johnson, Sir Joshua Reynolds, Oliver goldsmith, William Hogarth, Horace Walpole, Duchess of Buckingham, sangat melecehkannya.
Tetapi segala kritik dan kendala tidak emmbuatnya putus asa untuk meneruskan misinya. Ribuan orang malahan berdatangan dari luar London untuk mendengarkan khotbahnya. Ia memberi khotbah di pertambangan Wales&Scotland. Dan akhirnya ia berhasil mengumpulkan dana untuk disumbangkan ke panti pantia suhan.
Sebelum berhasil, mungkin saja white Field, setiap pergi tidur senantiasa dibayangi setidak tidaknya 10 jenis kegagalan. Ditambah lagi, ia mengahdapi kitik demi kritik tap harinya, tapi dia pantang menyerah, karena dia tahu apa yang dilakukannya itu positif.
Jika anda takut akan kritik, yakinlah bahwa apa yang anda lakukan adalah benar dan janga pernah mempedulikan penilaian orang lain terhadap diri anda. Dalam hidup ini, tentunya kita acap kali menerima kata kata yang nadanya negatif. Inis esuai dengan kata kata Lloyd Cory yang berbunyi” mengkritik 100 kali jauh lebih mudah daripada memuji”
Kalau kita berpedoman pada sejarah, ternyata orang orang terkenal yang berhasil adalah mereka yang paling banyak dikritik tetapi tetap tegar.
Takut Mengambil resiko
Walt Disney, seorang tokoh Film terkenal dan paling kreatif di abad 20 pernah berkata: ” Impian kita dapat terwujud jika memiliki keberanian untuk mewujudkannya”.
Andai saja semua orang memiliki gagasan yang baik dan sekaligus berani untuk mewujudkan gagasan itu, maka dunia ini kan terlihat lebih indah, karena akan dipenuhi oelh orang orang sukses. Sayang sekali, karena pada kenyataanya hanya sedikit orang yang mampu menghilangkan rasa takut mengambil resiko.
Kalau ingin berhasil, Anda harus berani mengambil resiko! Anda harus membebaskan diri anda dari rasa takut, karena justru inilah kunci keberhasilan anda.
Takut Kehilangan Rasa Percaya Diri
Norman Vincent Peale berkata: ” cobalah anda beri sugesti bahwa anda akan kalah, lalu anda yakinkan diri anda sendiri bahwa hal itu akan terjadi. Hasilnya, Anda pasti benar benar kalah”. Biasanya mereka yang takut ghagal adalah karena mereka takut kehilangan rasa percaya diri. Akibatnya, mereka lebih memilih untuk tidak berbuat apa apa daripada terus dan akhirnya gagal. Dengan sikap demikian, mereka malah tidak akan emndapat apa apa. HAl ini akan membuat mereka merasa tidak berguna didunia ini. Kalau sudah begitu, justru rasa percaya diri mereka juga akan ikut hilang. Rasa percaya diri yang tadinya mereka miliki jadi rusak oleh rasa ragu akan hal yang sebenarnya kalau dicoba mungkin saja bisa berhasil.
jadi, kalau anda samas sama beresiko kehilangan rasa percaya diri, lebih baik jika anda coba semaksimal mungkin, bukan?. Jika anda mencoba dan terus gagal, Anda tidak rugi juga, bukan?. Yang pasti , Jika anda tidak pernah mencoba, Anda sudah pasti tidak akan pernah berhasil
Takut tidak mendapatkan kesempatan lagi
Yang paling ditakuti orang yang mengalai kegagalan adalah kalau kalau mereka tidak akan emndapatkan kesempatan lagi. seandainya saja mereka tahu berapa banyak orang sukses yang dalam perjalanan karirnya pernah gagal, tentunya mereka tidak sepesimis itu.
seperti kata Henry ford, ” Kegagalan sesungguhnya adalah eksempatan untuk memulainya lagi dengan cara yang lebih baik” Ford tentunya mengerti apa itu kegagalan, karena dia pernah mengalaminya.
Dua kali i gagal dan bangkrut total waktu pertama kali menjalankan industri mobilnya. tetapi, pada kali ketiga perusahaanya, Ford Motor company, ia memperolah kesuksesan yang luar biasa hingga saat ini masih dianggap sebagai salah satu perusahaan mobil terbesar didunia yang masih bertahan.
contoh lain orang “gagal” yang akhirnya menjadi terkenal adalah kisah tentang anak muda yang selalu bercita cita untuk bisa masuk akademi militer west Point dan mengabdi kepada negaranya. Dua kali ia mendaftar dan gagal, baru apda kali ketiga ia berhasil masuk. Anak muda tersebut adalah Douglas Mac Arthur, yang dikemudian hari menjadi salah seorang jenderal dengan rangking tertinggi di Amerika Serikat dan juga komandan kepala pasukan sekutu di barat daya pasifik pada PD II. AMc Arthur, seperti halnya Henry Ford, yang gagal sampai dua kali pada permulaan perjalanan karisnya , dikenal sebagai orang yang pantang menyerah.
Tak seorangpun dalam hidupnya tidak pernah mengalami keagalan. Mungkin kedengarannya mustahil, tetapi ini benar benar nyata. Sekali lagi: TIDAK seorang pun didunia ini yang tidak pernah mengalami kegagalan.
dengan menganggap hal tersebut adalah sesuatu yang wajar, maka kita akan lebih mudah emnerima kegagalan. jika Anda sudah tahu hal itu, Anda kan menyadari bahwa menghindari kegagalan adalah pekerjaan sia sia. dengan demikian, Anda tidak perlu bersusah payah mengahbiskan waktu dan energi hanya untuk mencoba menghindari dari kegagalan, tetapi sebaliknya cobalah untuk mengantisipasinya dengan rasa optimis.
Banyak hal positif dari orang orang yang sebenarnya baik budi pekertinya, pandai dan bekerja keras, tidak bisa dimanfaatkan sebaik baiknya justru karena mereka belum apa apa sudah takut akan ekgagalan. Setiap mereka mengahadapi rintangan , emreka menyerah. Mereka lebih percaya pada kata kata orang negatif yang cenderung pesimis.
Sangat disayangkan bahwa, dunia ini sebenarnya dipenuhi oleh orang orang hebat yang potensial tapi terlalu mudah menyerah. Banyak orang yang keburu sudah mati sebelum mencoba menggali seluruh potensi yanga da pada diri mereka
Cara cara mengatasi kegagalan
Tokoh tokoh besar yang berhasil, adalah mereka yang gigih mengatasai kegagalan-kegagalan mereka. Mereka pantang menyerah, dan selalu menciptakan strategi untuk berhasil. Jika Anda ingin berhasil, cobalaha kembangkan strategi mengatasi kegagalan anda dulu. Berikut adalah beberapa kiat yang bisa membantu anda.
1.Mengenali lebih dulu penyebab kegagalan
2.Belajar dari kegagalan dengan mempelajari penyebabnya
3.Kenali dulu kelemahan anda
4.Ubah cara kerja anda sesuai kebutuhan
5. Kembali pada tujuan semula
Mengenali lebih dulu penyebab kegagalan
Langakah pertama untuk mengatasi kegagalan adalah dengan mengenal lebih dahulu penyebabnya: tengoklah sejenak kebelakang. Kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, kecuali jika anda memang menginginkannya demikian. Tertunda sejenak, bukan berarti tertunda selamanya. Frustasi hanya bersifat sementara. Kegagalan harus dianggap sebagai langkah langkah menuju sukses, bukan sebagai rintangan yang menutup selamanya pintu keberhasilan. Sikap anda sangat berpengaruh pada cara anda menanggapi kegagalan itu sendiri
Belajar dari kegagalan dengan mempelajari penyebabnya
“william A. Ward berkata, ” Kegagalan adalah guru kita, bukan penghambat kita, kegagalan hanyalah keberhasilan yang tertunda, bukan kekalahan,.. sifatnya hanyalah sementara, tidak selamanya”. Jika anda tanamkan sikap seperti itu, Anda akan lebih leluasa menentukan langkah langkah yang harus diambil untuk mengatasi kegagalan. Anggaplah kegagalan adalah sarana untuk belajar.
Orang orang yang tidak sukses biasanya hanya mencoba satu kali saja, jika mereka gagal, mereka tidak mau mencoba lagi dan segera berubah haluan. Motto mereka adalah: jika sekali saja gagal, buat apa mencoba lagi!”. Kebalikannya, mereka yang berhasil adalah mereka yang jika pertama kali gagal, mereka berusaha mengenali penyebabnya setelah itu mereka mencoba lagi. Orang orang sukses ini bahkan terus berusaha untuk mengulang – ulang proses belajar dari kesalahan kesalahan mereka. justru dengan bersikap seperti itulah mereka berhasil.
Jika Anda suatu saat mengalami kegagalan, cobal;ah mencari tahu penyebabnya dengan melihat secara jujur hal hal yang menyebabkan kegagalan tersebut. Dengan mempelajarinya lebih dulu serta membuat perubahan yang diperlukan, anda akan dapat mencoba kembali dengan persiapan yang lebih matang serta sikap yang lebih bijaksana
Kenali dulu kelemahan anda
Hal yang paling sulit untuk memahami penyebab dari kegagalan anda adalah menerima kenyataan bahwa justru diri kita sendirilah yang merupakan biang keladi kegagalan itu sendiri. Hal ini memerlukan kejujuran dari kita sendiri. Jika anda menemukan kelemahan yang ada pada diri anda, berarti anda harus mengubah sikap dan cara anda yang telah menyebabkan kegagalan.
Contoh contoh kasus ini dapat anda temukan pada tokoh tokoh sejarah, seperti misalnya, Lord Nelson seorang Admiral, salah seorang pahlawan angkatan laut inggris yang paling terkenal. tidak banyak yang tahu bahwa ia mempunyai suatu kelemahan, yakni menderita penyakit mabuk laut yang tentu saja sangat menghambat bagi seorang pelaut. Tetapi ia tidak menghambat hal itu sebagai penghambat. IA malahan menganggapnya sebagai pemicu karir. Dalam karirnya di angkatan laut, ia bahkan pernah berhasil mengalahkan Napoleon!, Jadi, ia belajar mengatasi kelemahannya dengan berusaha melawannya.
Setiap orang pasti memiliki kelemahan, bak bersifat fisik maupun psikis. Kita sendirilah yang bisa melawannya, bukan orang lain. Kita memang tidak akan mendapat hadiah kalau bisa mengatasinya, karena ” perang ” yang kita lakukan untuk mengatasi kelemahan kita itu merupakan “perang” didalam diri kita sendiri. Tetapi kalau kita akhirnya berhasil mengatasinya, kita akan diliputi rasa puas, karena rintangan yang menghalangi kita untuk meraih kesuksesan telah bisa kita lalui.
Ubah cara kerja anda sesuai kebutuhan
Agar anda berhasil, hal lain yang juga penting dari bagian proses mengatasi kegagalan adalah anda hanrus mengadakan perubahan pada cara kerja anda. Jika anda terus menerus menggunakan cara yang salah itu, pasti anda akan gagal terus. Sayangnya, justru banyak orang yang melakukan kekelirian ini. Mereka terus mengulang kekeliruan yang sama, tapi mengharapkan hasil yang berbeda.
Ada cerita tentang seorang dokter bedah plastik dari St Louis, Missouri, di AS. Suatu kali ia mempunyai pasien seorang anak yang kehilangan pergelangan tangan. Ketika si dokter bertanya bagaimana perasaannya menjadi orang cacat?, si anak malah menjawab:” saya tidak cacat, cuma tidak memiliki tangan kanan saja!”
Tak lama setelah perbincangan itu, si doketer baru tahu bahwa ternyata anak itu adalah pemain bintang pada tim football di sekolahnya. ia tidak putus asa karena kelemahannya. Yang ia lakukan untuk memperoleh keberhasilan adalah melakukan perubahan cara kerja yang tentunya disesuaikan dengan kondisinya
Kembali pada tujuan semula
Ini merupakan butir terakhir dalam usaha mengatasi kegagalan. Setelah semua analisa serta perubahan cara kerjaan dilakukan, seperti halnya contoh anak yang kehilangan tangannya, anda tentunya harus kembali pada tujuan semula, yaitu mewujudkan apa yang anda kejar. kalau tidak, anda tidak akan pernah mendapat kesempatan untuk berhasil.
fletcher L. Byrom berkata: ” Kalimat yang berbunyi ‘ Kita harus belajar dari kesalahan kita’ adalah sebuah pepatah usang. dalam hal ini ada kalimat lain yang lebih mantab!, yakni; ‘ kita tidak akan pernah belajar jika kita tidak pernah berbuat kesalahan’. Mengapa demikian? karena sebenarnya kamuan untuk belajar itu semakin besar justru ketika jumlah kesalahan yang pernah kita perbuat semakin banyak. Kalau anda merasa bahwa pada tahun lalu “Saya tidak sedikitpun berbuat kesalahan”, maka kemungkinan besar karena anda belum pernah mencoba hal hal baru pada tahun itu. sebaliknya jika anda merasa ” saya telah banyak melakukan kesalahan, tetapi dengan melalui perjuangan dan resiko..”, ini berarti anda telah membuat kemajuan.
Jika Anda telah berusaha sekuat tenaga, itu berarti anda telah mengalami kemajuan, meskipun banyak melakukan kesalahan. Dengan banyak belajar dari kesalahan yang anda lakukan, peluang anda untuk bisa berhasil menjadi sangat besar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar