Rabu, 17 Maret 2010

Lembar Jawaban Komputer ( LJK ) menakutkan ?????

Saya baru saja mendapatkan info dari suatu forum yang menjelaskan tentang lembar jawaban komputer yang seringkali menakutkan untuk siswa/siswi..
Mungkin bagi kebanyakan siswa/siswi dari SD hingga SMA mengetahui apa itu Lembar Jawaban Komputer(disebut LJK). YA….LJK digunakan untuk menjawab soal-soal ulangan (biasanya ulangan umum atau UAN).
sebenarnya apakah LJK itu ?
Ini contohnya:
LJK adalah sebuah kertas yang berisi lingkaran-lingkaran yang digunakan untuk menjawab sebuah ulangan/ujian.
lalu bagaimana cara kerjanya ?
CARA KERJAnya adalah sebagai berikut
PEMROSESAN LJK dimulai dengan meletakkan setumpuk LJK pada input hopper dan tentunya OMR dinyalakan terlebih dahulu dengan menekan tombol power. Berikutnya sheet guide dirapatkan yang sesuai dengan ukuran lebar LJK, layaknya sheet guide pada alat cetak (printer) biasa.

Jika LJK tidak diatur menggunakan sheet guide dan posisinya tidak tepat, bisa jadi OMR mengalami kemacetan saat bekerja. Berikutnya lagi, status proses akan dimunculkan pada panel operator seperti layar telefon genggam. Untuk memulai proses pemindaian (scan), push button switches di sebelah kiri harus ditekan terlebih dahulu hingga muncul prompt ready.

Proses scan terjadi pada transport bed, kemudian LJK akan keluar dan tertumpuk pada output stacker. Sementara pada panel operator akan menampilkan status scan.
Peletakan LJK pun harus benar, tidak boleh terbalik yaitu timing marks harus pada sisi yang sama dengan panel operator. Proses dapat dihentikan dengan menekan push button switches di sebelah kanan. Di bagian sheet guide terdapat garis batas maksimum tumpukan LJK dalam satu kali proses koreksi. Biasanya tumpukan form tidak lebih dari 200 lembar, karena OMR bisa macet jika tumpukan berlebih.
Lantas bagaimana OMR membaca tanda hitam pensil?
Perangkat ini tidak memerlukan kepintaran semacam pengenalan karakter (character recognition) pada perangkat OCR (Optical Character Recognition). Pada OMR, sinar infra merah yang diarahkan pada LJK tidak akan direfleksikan jika mengenai pilihan jawaban yang dihitamkan dengan pensil. Perangkat lunaklah yang berperan untuk mencocokkan posisi jawaban dengan informasi pada LJK.
Informasi jawaban apa saja yang akan diproses perangkat lunak, didefinisikan pada file definisi form. File ini mendefinisikan posisi kolom atau baris jawaban relatif terhadap skunk marks dan timing marks, tipe jawaban seperti angka numerik atau abjad, serta cara baca form yaitu horisontal atau vertikal.
Penggunaan OMR tak hanya sebatas pada pengoreksi ujian tapi juga banyak hal seperti kuesioner, lotere, survei, jajak pendapat sampai dengan aplikasi medis seperti hasil pemeriksaan laboratorium.
kemudian kenapa LJK menjadi menakutkan ?
Sebelum pengisian sering kali guru/pengawas ujian menjelaskan tentang tata cara pengisian agar jawaban dapat dibaca komputer. Bahkan banyak siswa yang mengikuti aturan tersebut hingga detail agar jawaban mereka dapat terbaca oleh komputer.
beberapa contoh aturan yang sudah mendarah daging di “tubuh” siswa-siswa adalah :
1. Kertas tidak boleh robek/kotor/terlipat.
2. Gunakan pensil 2B.
3. Jangan sampai melewati kotak.
Aturan ini memang baik tetapi kadang kala dibuat hiperbola(atau dibesar-besarkan-LEBAY..) oleh guru atau siswa kepada teman-temannya.

Tetapi saya  mendapat info dari sebuah forum tentang ketidakbenaran aturan tersebut. Walaupun tidak benar ada kalanya aturan tersebut berguna bagi kita semua dan sebaiknya diikuti ya.. :D

*Apakah benar harus menggunakan pensil 2B? Penulis mencoba melakukan scanning form yang telah diisi dengan menggunakan pensil jenis HB dan juga tinta ballpoint sekadar ingin membuktikan kebenarannya. Ternyata isian dengan pensil HB dapat terbaca. Sedangkan isian dengan tinta ballpoint tidak terbaca tapi tidak menyebabkan error. Sebenarnya penggunaan pensil diinstruksikan agar peserta ujian mudah untuk mengganti jawaban, karena pensil mudah dihapus. Sementara ajuran penggunaan pensil 2B karena kualitas penghitamannya lebih tajam dibanding jenis lainnya.
*Mengenai pengisian jawaban yang harus sempurna mengisi bulatan dan tidak boleh lebih dari bulatan, itu tidak sepenuhnya benar. Selama pensil tidak melebar ke area jawaban yang lain, jawaban akan tetap terbaca. Jika sampai melebar ke area jawaban yang lain, akan ada dua jawaban yang terbaca. OMR akan mengembalikan karakter * (asterik) sebagai hasilnya, yang berarti data tidak benar.
*Berikutnya, syarat lain yang biasanya diinstruksikan kepada peserta ujian adalah form jawaban tidak boleh terlipat. Sebenarnya, ketakutan akan terlipatnya kertas tidak perlu dibesar-besarkan. Terlipat sedikit di ujung-ujung kertas bukanlah suatu masalah asal jangan sampai kotor dan berwarna gelap di area utama form yang akan di-scan, karena dikhawatirkan OMR akan menganggapnya sebagai jawaban. Tetapi jika kertas terlipat cukup parah dikhawatirkan akan tersangkut dan menyebabkan kemacetan pada perangkat OMR.
Semoga dengan info ini, anda jadi lebih tahu bahwa sebenarnya kertas LJK mudah di scan  dan tidak begitu menakutkan..tetapi dibuatlah aturan sehingga, anda jadi lebih berhati-hati terutama ketika sedang Ujian Akhir Nasional (UAN)..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar